CERITA CINTA EPS 19
MELEPASKAN
Entah isyarat apa yang aku dapatkan kemarin. Aku bermimpi bahwa aku melihat bayangan tinggi besar gelap tanpa wajah jauh pergi dan menghilang. Berkeringat dan bergetar rasanya ketika aku membuka mata dan sadar bahwa itu hanyalah sebuah mimpi. Belum sempat aku berfikir kembali apa arti mimpi itu, aku bergegas untuk bangun dan memulai aktifitasku.
Terlepas enam tahun silam kamu dan aku sudah tidak memiliki hubungan. Seharusnya aku tersadar bahwa aku bukanlah prioritas. Jauh pergi tanpa memberi kabar. Menghilang dan datang tanpa ada rasa bersalah. Ingin aku menamainya tarik ulur, namun aku takut aku terlalu percaya diri. Memang benar terkadang dia masih sempat datang walaupun sekedar sapaan semata. Tapi bukankah aku ini terlalu berharap lebih untuk sebuah kata "hai" dalam pesanmu.
Terkadang Tuhan memberi kita isyarat untuk berhenti. Apa yang kita kejar dengan berjalan sudah jauh pergi dengan berlari. Untuk apa arti menunggu sebuah ketidakpastian, yang bahkan aku rasa ini hanyalah perasaan sepihak. Kalau saja dikumpulkan orang-orang dan mereka dapat membaca pikiranku, tentunya mereka semua akan marah. Karena aku masih selalu memikirkan dia dalam diam.
Berhenti. Menurutku itu adalah isyarat mimpiku kemarin. Bayangan tinggi besar gelap tanpa wajah adalah masa laluku yang terlalu aku idam-idamkan. Aku terlalu terperangkap pada bayangan dan tidak mau mencoba untuk keluar karena takut. Padahal menunggu sesuatu yang tidak pasti lebih menakutkan. Kenapa aku harus takut? Bukankah jodoh bukan di tanganku? Aku harus terus berlari masih tanpa tujuan, mengejar harapan tapi bukan kamu.
Waaaah mengena sekali buat saya kak, terima kasih sudah mewakili perasaan saya 😗
BalasHapusHai terima kasih sudah membaca, masih banyak yang lain jangan lupa dibaca ya kak RELATE kan :)))) hihihihiiii
Hapus